-> 6,756 views

Cara Meremaster Ubuntu

Tulisan ini hanya sekedar untuk berbagi pengalaman cara meremaster BlankOn Rote 8.0 menggunakan aplikasi Remastersys. Hasil remaster-nya dapat diunduh di http://repo.unnes.ac.id/iso/kimux atau di http://repo.unnes.ac.id/iso/astroblankon/, sekedar bukti bahwa tulisan ini bukan “jarkoni” dan bagi siapa yang mau mencoba meremaster  insya Allah akan berhasil juga. Wong gampang kok!

Panduan ini sebenarnya sudah dimuat di situs http://kasmuiict.blogspot.com/ (http://kasmuiict.blogspot.com/2011/12/remastering-blankon-pattimura-70-dengan.html) dengan sedikit modifikasi karena ada bagian yang sedikit berbeda antara BlankOn Pattimura 7.0 dengan Rote 8.0.

Sejauh ini, hasil remastering BlankOn Rote 8.0 sukses di uji untuk penggunaan di Virtualbox, LiveDVD, LiveUSB. Untuk memasang Kimux ke laptop saya sarankan sebaiknya jalankan dulu Kimux LiveDVD atau LiveUSB, kemudian pilih System Tools –> Live Installer, jangan memilih Install BlankOn (gak mudheng problemnya), langkah ini selalu sukses daripada menggunakan cara langsung pasang Kimux ketika awal install dari LiveDVD atau LiveUSB

Okay, kita mulai.

Hal-hal penting terkait Remastering menggunakan Remastersys

  1. Pastikan Working Directory (tempat untuk menyimpan hasil remastering, biasa (default) ada di “/home/remastersys”) sudah dibuka dulu (mounted) dan punya volume kosong minimal 10 GB, lebih besar lebih baik bro!.
  2. Sebelum memulai proses remastering, pastikan untuk menghapus setiap file temporary yang tidak lagi diperlukan, untuk memperkecil ukuran image ISO dan agar proses load image nantinya cepat. Caranya adalah menjalankan perintah di bawah ini di terminal : sudo apt-get clean [Enter]; sudo rm -rf /tmp/* [Enter]; sudo rm -rf /var/cache/apt/archives/*
  3. Semua data di folder “home” dan folder “user” sebaiknya dipindah dulu ke direktory lain supaya tidak ikut di-backup ketika remastering karena mengakibatkan besarnya kapasitas file ISO hasil remastering, hal ini sangat memberatkan sistem.
  4. Jika tidak ingin data di folder home dan folder user ikut di-backup maka pada waktu menjalankan remastersys sebaiknya memilih perintah DIST (pilihan kedua, di bawah backup), bukan BACKUP, pilihan pertama. Hal ini akan memperkecil ukuran file ISO hasil remastering
  5. File ISO hasil remastering yang dilakukan sebelumnya sebaiknya dipindah dulu ke direktori lain supaya tidak terhapus.

Cara memasang Remastersys:

1. Tulis di terminal dengan perintah berikut: sudo gedit /etc/apt/sources.list, kemudian isikan script di bawah ini kedalamnya

## Contoh menggunakan repo kambing.ui.ac.id:

## Repository BlankOn Rote
deb http://kambing.ui.ac.id/blankon rote main restricted extras extras-restricted
deb-src http://kambing.ui.ac.id/blankon rote main restricted extras extras-restricted

## Repository BlankOn Rote Updates
deb http://kambing.ui.ac.id/blankon rote-updates main restricted extras extras-restricted
deb-src http://kambing.ui.ac.id/blankon rote-updates main restricted extras extras-restricted

## Repository BlankOn Rote Security
deb http://repo.unnes.ac.id/iso/repo3/blankon rote-security main restricted extras extras-restricted
deb-src http://repo.unnes.ac.id/iso/repo3/blankon rote-security main restricted extras extras-restricted

## Remastersys

deb http://www.remastersys.com/ubuntu quantal main

2. Setelah disimpan, lalu keluar dari gedit dan masuk ke terminal lagi

3. Lakukan update dengan ketik di terminal: sudo apt-get update dan tunggu sampai selesai

4. Buka Synaptic Package Manager dari menu Administration –> masukkan password –> ketik di kotak search (Quick filter): remastersys, nanti akan muncul di bagian bawahnya: remastersys-rote, centang (Mark for Installation) dan lakukan apply

5. Remastersys sudah terpasang jika tidak ada error.

Ringkasan Prosedur Persiapan Remastering Menggunakan Remastersys

  1. Pasang/install dulu semua software/aplikasi yang dibutuhkan sebelum memulai langkah berikutnya
  2. Buka Nautilus sebagai administrator, yaitu dengan ketik: sudo nautilus [Enter]
  3. Copy semua file yang akan dijadikan background ke /usr/share/backgrounds
  4. Anda dapat juga mengubah background dalam folder /usr/share/backgrounds/contex, ubah juga   setingan pada file rote.xml untuk menyesuaikan nama-nama file background yang akan dipakai
  5. Bisa juga anda mengubah dan mengatur background dari /usr/share/gnome-background-properties
  6. Copy semua file icon yang akan dijadikan themes ke /usr/share/icons
  7. Mengcopykan settingan Desktop yang telah kita modifikasi ke folder sistem yaitu /etc/skel. Folder /etc/skel adalah tempat meletakkan file atau folder yang nantinya oleh sistem akan di copykan kesemua home folder user yang dibuat oleh sistem kecuali akun root. Terlebih dulu masuk ke folder Home –> folder user (default blankon), ketik di terminal: cd / [Enter], lalu ketik lagi: cd home/blankon/ [Enter]. Untuk perintah copy caranya ketik di terminal: sudo cp -R .config/ .gconf/ .gnome2/ .gconfd/ .wine/ /etc/skel/ [Enter]
  8. Memberikan identitas baru dengan mengedit file yang mengatur hal tersebut, ada tiga file yang dapat di edit yaitu:
    /etc/lsb-release, /etc/issuenet,  /etc/issue

    Caranya ketik di terminal:  sudo gedit /etc/lsb-release, lalu ubah identitas yang ada. Usahakan tidak mengubah ID-nya, sebab software-center nanti tidak akan ‘running’, kecuali punya repo sendiri.

  9. Lakukan juga untuk mengubah /etc/issuenet dan /etc/issue
  10. Mengubah menu grub di BlankOn Rote 8.0
    1) Masuk ke folder /etc/remastersys dengan ketik: cd etc/remastersys/isolinux/
    2) Ubah menu di dalamnya dengan ketik: sudo gedit isolinux.cfg
    3) Ubah gambar splash.png dengan ketik: sudo gimp splash.png
  11. Untuk melihat perubahan nama dari distribusi yang anda berikan update grub dengan ketik: sudo update-grub [Enter]
  12. Pasang plymouth melalui synaptic package manager
  13. Tidak kalah penting adalah mengupdate pemakaian plymouth dengan perintah sudo update-initramfs -u, jika tidak di-update kemungkinan hasil remastering akan error!
  14. Sebelum memulai proses remaster, pastikan untuk menghapus setiap file temporary yang tidak lagi diperlukan, untuk memperkecil ukuran image dan agar proses load image nantinya cepat. Caranya adalah menjalankan perintah di bawah ini : sudo apt-get clean dan juga lakukan perintah sudo rm -rf /tmp/* di terminal

Menjalankan Remastersys untuk Remastering

Berikut ini akan dijelaskan secara ringkas cara menjalankan Remastersys.
 
1. Jalankan Remastersys dari Pengaturan –> Administrasi –> Remastersys Backup sehingga muncul tampilan
 
 
2. Pilih Remove temporary files –> OK, untuk menghapus semua hasil remastering sebelumnya
3. Pilih Modify the remastersys config file to customize options –> OK, sehingga muncul gambar
 
4. Klik Username = ……. –> OK, isi dengan username aktif BlankOn yang sedang berjalan
5. Klik Title = ……. –> OK, isi dengan judul untuk hasil remastering
6. Klik Filename = …. –> OK, isi nama file ISO yang akan dibuat, gunakan nama anda, misal: ahmad-1.iso
7. Klik Working Directory = /home/remastersys –> OK, ubah isinya dengan alamat direktori tujuan penyimpanan hasil remastering yang minimal memiliki ruang kosong 10 GB
8. Klik Go back to main menu –> OK untuk kembali ke menu utama Remastersys
9.Klik Backup Complete System including User Data –> OK
10. Tunggu sampai proses selesai, mungkin agak lama tergantung besarnya sistem blankon yang disusun
11. Tandanya backup sukses maka akan muncul folder Remastersys dalam  direktori tujuan yang berisi file ISO sesuai nama Filename yang diberikan

SIP: https://www.facebook.com/abahanaskasmui

1 Comment

Filed under Command, ISO, Komunitas, Script, Software

One Response to Cara Meremaster Ubuntu

  1. Pingback: Raspberry Pi mengubah TV anak Kos menjadi Smart TV | Menuju Kampung Akhirat